Preview Liverpool vs Arsenal: The Gunners Incar Puncak Liga Inggris di Anfield
Man City tumbang, Arsenal bisa memimpin Liga Inggris sendirian jika menang di Anfield. Klasemen, performa, kabar tim, dan susunan pemain.
Redaksi EZCO··Waktu baca: 3 menit

Kekalahan 0-1 Manchester City dari Brighton di kandang sendiri pada Sabtu membuka peluang besar bagi Arsenal. The Gunners bertandang ke markas Liverpool pada Minggu, 1 November 2026, pukul 23.30 WIB dengan poin yang sama dengan City, 21, tetapi masih menyimpan satu laga – menang di Anfield, mereka akan memimpin Liga Primer Inggris sendirian dengan selisih tiga poin. Masalahnya: Arsenal belum pernah menang dalam laga liga di Anfield sejak September 2012.
Klasemen jelang laga
Setelah City terpeleset, papan atas klasemen jelang hari Minggu tampak seperti ini (klasemen lengkap):
| Pos | Tim | Main | Poin | Selisih gol |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Manchester City | 9 | 21 | +10 |
| 2 | Arsenal | 8 | 21 | +8 |
| 3 | Brighton & Hove Albion | 9 | 19 | +17 |
| 4 | Chelsea | 9 | 16 | +4 |
| 5 | Liverpool | 8 | 15 | +3 |
Arti setiap hasil:
- Arsenal menang: Arsenal mengoleksi 24 poin, unggul tiga poin dari City; Liverpool tetap di 15.
- Imbang: Arsenal memuncaki klasemen dengan 22 poin, unggul satu angka dari City; Liverpool 16.
- Liverpool menang: Liverpool naik ke 18 poin, hanya terpaut tiga dari Arsenal, dan City tetap di puncak berkat selisih gol.
Performa: Liverpool sedang melaju, Arsenal tersengat Fleetwood
Tim asuhan Andoni Iraola datang dalam kondisi bagus. Liverpool memenangi dua laga liga terakhir – 2-1 di kandang Brentford dan 2-0 di kandang sendiri atas Brighton – lalu pada Rabu menyingkirkan Chelsea di Piala Liga (Carabao Cup) lewat adu penalti 6-5 setelah bermain 1-1. Menurut Sports Mole, Alexander Isak sudah mencetak enam gol dalam enam laga Liga Inggris terakhirnya, sementara Bradley Barcola terlibat dalam lima gol dalam empat penampilan terakhir.
Rekor liga Arsenal impresif – tujuh kemenangan dari delapan laga, satu-satunya kekalahan 0-3 di kandang Brighton – tetapi pekan ini tidak. Tim asuhan Mikel Arteta tersingkir dari Piala Liga oleh tim kasta keempat (League Two) Fleetwood Town, kalah 3-5 dalam adu penalti setelah imbang 1-1. "Kami tidak boleh mengasihani diri sendiri," kata kapten Martin Ødegaard seusai laga, seperti dikutip Al Jazeera. Arteta lebih tegas soal laga Minggu: sudah 14 tahun sejak Arsenal terakhir kali menang di Anfield, "jadi sudah waktunya melakukannya".
Kabar tim
Liverpool: Hugo Ekitike (tendon Achilles), Conor Bradley (lutut), Giovanni Leoni (ligamen lutut) dan Jeremie Frimpong (hamstring) absen. Dominik Szoboszlai (hamstring) dan Víctor Muñoz belum bermain sejak kemenangan di kandang Brentford, tetapi Iraola mengatakan keduanya "punya peluang" untuk dimainkan. Florian Wirtz sudah kembali setelah mengalami benturan di pergelangan kaki.
Arsenal: Bukayo Saka (paha) dan William Saliba (punggung) absen, sedangkan Max Dowman yang berusia 17 tahun mulai menjalani skorsing tiga laga akibat kartu merah di Fleetwood. Noni Madueke (pergelangan kaki) diragukan tampil dan kondisi Christos Tzolis belum jelas, sementara Declan Rice dan Riccardo Calafiori sudah kembali berlatih dan diperkirakan siap dimainkan, menurut Arteta.
Perkiraan susunan pemain Liverpool (ESPN dan Al Jazeera sepakat): Alisson; Araujo, Jacquet, Van Dijk, Kerkez; Gravenberch, Mac Allister; Barcola, Wirtz, Gakpo; Isak.
Susunan pemain Arsenal lebih sulit ditebak. David Raya, Ben White, Gabriel, Myles Lewis-Skelly, Martín Zubimendi, Ødegaard dan Eberechi Eze diperkirakan menjadi starter; tanpa Saka, Madueke dan Tzolis, Arteta harus berimprovisasi di sisi kanan, yang bisa diisi Mikel Merino atau Kai Havertz.
Pandangan kami
Ini ujian yang lebih berat bagi Arsenal daripada yang terlihat di klasemen. Pilihan di sektor sayap sangat menipis, sementara lini serang Liverpool – Isak di tengah, Barcola dan Gakpo di sayap, Wirtz di antara lini – justru tipe yang menghukum tim yang kurang cepat saat transisi. Iraola diperkirakan mendorong kedua bek sayapnya tinggi-tinggi dan menyerang sisi kanan Arsenal yang serba darurat.
Harapan Arsenal bertumpu pada lini belakang: bahkan tanpa Saliba mereka menjadi tim paling konsisten di liga, dan satu poin di Anfield pun tetap membawa mereka ke puncak. Hasil imbang adalah skenario yang paling tidak diinginkan City, sedangkan kemenangan Liverpool akan mengubah persaingan dua tim menjadi jauh lebih ramai. Pandangan kami: rekor tanpa kemenangan liga di Anfield benar-benar menjadi beban bagi Arsenal, tetapi ini peluang terbaik mereka dalam beberapa tahun untuk mengakhirinya.
Ikuti Liverpool vs Arsenal secara langsung di EZCO – skor menit demi menit, gol, dan kartu di halaman pertandingan, plus klasemen Liga Inggris secara langsung.



